Senin, 05-Oct-2026 : 12-50-46
Barito Utara / 04-10-2026, Jam 06:58:06

Jamilah Dukung Sinergi Pemkab dan Badan Bahasa Lestarikan Bahasa Daerah 

 

Jamilah

Muara Teweh, Batarasatu – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Jamilah, mendukung langkah Pemerintah Kabupaten Barito Utara memperkuat sinergi dengan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam pengembangan, pembinaan, dan pelindungan bahasa serta sastra daerah.

Jamilah, Minggu (4/10/2026), mengatakan kerja sama tersebut merupakan langkah positif dalam menjaga keberadaan bahasa dan sastra daerah di tengah perkembangan zaman yang semakin cepat.

Menurutnya, bahasa daerah tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga menjadi bagian penting dari identitas, sejarah, dan kekayaan budaya masyarakat. Karena itu, pelestariannya perlu mendapat perhatian bersama, termasuk melalui dunia pendidikan.

“Kami di DPRD tentu mendukung upaya pemerintah daerah dalam memperkuat pelestarian bahasa dan sastra daerah. Ini merupakan bagian dari identitas budaya yang harus kita jaga dan diwariskan kepada generasi muda,” kata Jamilah.

Ia menilai perkembangan teknologi dan penggunaan bahasa dalam komunikasi sehari-hari menjadi salah satu tantangan dalam mempertahankan eksistensi bahasa daerah, khususnya di kalangan anak-anak dan generasi muda.

Karena itu, Jamilah mendorong agar pelestarian bahasa dan sastra daerah dilakukan dengan pendekatan yang kreatif dan sesuai dengan perkembangan generasi saat ini.

“Generasi muda harus diberikan ruang untuk mengenal dan menggunakan bahasa daerah melalui kegiatan yang menarik. Sekolah, keluarga dan lingkungan masyarakat memiliki peran yang sama pentingnya,” ujarnya.

Jamilah juga mengapresiasi penandatanganan Nota Kesepakatan antara Pemkab Barito Utara dan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa yang dilaksanakan di Kantor Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Jakarta, Selasa (29/9/2026).

Menurutnya, kesepakatan tersebut harus ditindaklanjuti dengan program nyata, seperti dokumentasi bahasa daerah, pengembangan bahan ajar, pengenalan sastra daerah di sekolah serta kegiatan kebudayaan yang melibatkan generasi muda.

Ia berharap sinergi tersebut dapat menjadi momentum untuk menggali dan mengembangkan kekayaan budaya yang ada di Barito Utara, termasuk cerita rakyat, sastra lisan, pantun, peribahasa, ungkapan tradisional dan berbagai bentuk ekspresi budaya lainnya.

“Yang terpenting adalah bagaimana nota kesepakatan ini benar-benar menghasilkan kegiatan yang berkelanjutan. Jangan sampai hanya berhenti pada seremoni, tetapi harus ada program yang manfaatnya bisa dirasakan masyarakat dan dunia pendidikan,” pungkasnya.(BT2)

 

 

 

© Batara Satu. All Rights Reserved. Designed by Smart Media