Sabtu, 10-Oct-2026 : 05-34-15
Barito Utara / 10-10-2026, Jam 04:42:09

Satu Tahun Shalahuddin–Felix, GASPOL 11.12 Jadi Arah Percepatan Pembangunan Barito Utara


MUARA TEWEH, BATARASATU — Tepat satu tahun kepemimpinan Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, ST., MT., bersama Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan, A.Md., menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen untuk mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sejak dilantik pada 10 Oktober 2025, pasangan Shalahuddin–Felix mengemban amanah memimpin Kabupaten Barito Utara periode 2025–2030. Memasuki Sabtu (10/10/2026), perjalanan satu tahun pemerintahan menjadi kesempatan untuk melihat arah kebijakan, program prioritas, serta langkah-langkah yang telah dilakukan dalam mewujudkan Barito Utara yang maju, tumbuh pesat, dan sejahtera.

Salah satu kerangka utama pembangunan yang diusung adalah GASPOL 11.12, singkatan dari Gerak Akselerasi Strategis Pembangunan Optimal. Program ini memadukan 11 program unggulan dan 12 program prioritas sebagai landasan untuk mendorong percepatan pembangunan di berbagai sektor.

Bagi Bupati H. Shalahuddin, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran, tetapi juga oleh kualitas birokrasi, kedisiplinan aparatur, serta kemampuan seluruh perangkat daerah bekerja secara terpadu.

“Pembangunan harus dimulai dari birokrasi. Jika birokrasi solid, profesional, dan berjalan baik, maka roda pemerintahan dan pembangunan juga akan berjalan dengan baik,” ujar Shalahuddin.

Pernyataan tersebut mencerminkan pentingnya pembenahan tata kelola pemerintahan sebagai fondasi pelaksanaan program pembangunan. Melalui birokrasi yang profesional, pemerintah diharapkan mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih responsif, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Menyusun Program Berangkat dari Aspirasi Masyarakat
Dalam merumuskan arah pembangunan, aspirasi masyarakat menjadi salah satu aspek penting yang diperhatikan. Sebelumnya, Shalahuddin bersama tim melakukan kunjungan dan pemetaan ke 93 desa dan 10 kelurahan untuk melihat secara langsung kebutuhan serta persoalan yang dihadapi masyarakat.

Kebutuhan tersebut beragam, mulai dari peningkatan akses jalan dan jembatan, pelayanan kesehatan, kualitas pendidikan, pengembangan sektor pertanian, hingga perluasan kesempatan kerja.

Berbagai kebutuhan itu menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun program yang diharapkan sesuai dengan karakteristik dan kondisi masing-masing wilayah.

Pendekatan tersebut menegaskan bahwa pembangunan tidak semata-mata berangkat dari perencanaan administratif, tetapi juga perlu memperhatikan kondisi nyata di lapangan. Dengan demikian, kebijakan yang diambil diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih tepat sasaran.

Infrastruktur dan Pelayanan Dasar Menjadi Perhatian
Sebagai kabupaten dengan wilayah yang luas, Barito Utara membutuhkan konektivitas antarwilayah yang memadai. Pembangunan dan peningkatan jalan serta jembatan menjadi bagian penting dalam mendukung mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, akses pendidikan, dan pelayanan kesehatan.

Dalam paparan refleksi satu tahun kepemimpinan yang berlangsung di Gedung Balai Antang pada Selasa (6/10/2026), Pemerintah Kabupaten Barito Utara menyampaikan sejumlah agenda infrastruktur, antara lain pembangunan tiga jembatan strategis, peningkatan ruas jalan, pelebaran jalan dalam Kota Muara Teweh, dan pembangunan Water Front City.

Pelebaran Jalan Yetro Sinseng–Temenggung Surapati, misalnya, dirancang meningkatkan lebar jalan dari kondisi awal 10,5 meter menjadi 21 meter.

Selain infrastruktur jalan, peningkatan akses air bersih juga menjadi perhatian melalui pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) IKK Jingah. Kapasitas pelayanan ditargetkan meningkat dari 1.262 menjadi sekitar 6.262 sambungan rumah, disertai perluasan jaringan perpipaan dan interkoneksi menuju sejumlah wilayah.

Berbagai agenda tersebut diharapkan tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga membuka peluang ekonomi, memperkuat konektivitas, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Pendidikan dan Kesehatan untuk Meningkatkan Kualitas SDM
Pembangunan daerah juga membutuhkan sumber daya manusia yang sehat, terdidik, dan memiliki kesempatan untuk berkembang.

Melalui program SIP Pintar, yang terdiri atas SIP Pintar Optimal, SIP Pintar Juara, dan SIP Pintar Peduli, pemerintah daerah memberikan perhatian terhadap kebutuhan peserta didik aktif, siswa berprestasi, serta peserta didik yang memenuhi kriteria afirmasi sosial dan ekonomi.

Di bidang kesehatan, rehabilitasi RSUD Muara Teweh diarahkan untuk mendukung peningkatan standar rumah sakit dari Kelas C menuju Kelas B serta memperkuat perannya sebagai rumah sakit rujukan regional di wilayah DAS Barito.

Program pendukung lainnya meliputi kebijakan parkir gratis, penyediaan makanan bagi pendamping pasien, serta bantuan uang tunai sesuai dengan ketentuan program.

Sementara itu, pemenuhan enam standar pelayanan minimal posyandu menjadi bagian dari perhatian terhadap pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas layanan dasar.

Upaya tersebut memperlihatkan bahwa pembangunan tidak cukup hanya diukur dari bertambahnya fasilitas, tetapi juga dari peningkatan mutu pelayanan dan kemudahan masyarakat dalam mengaksesnya.

Penguatan Birokrasi dan Ekonomi Masyarakat
Pada sektor pemerintahan, transformasi budaya kerja aparatur sipil negara (ASN) menjadi salah satu agenda yang ditekankan. Bupati memimpin apel pagi secara bergiliran di setiap perangkat daerah sebagai bagian dari upaya memperkuat disiplin, integritas, kepemimpinan, dan motivasi kerja.

Koordinasi lintas perangkat daerah juga dibutuhkan agar pelaksanaan program berjalan lebih efektif. Persoalan pembangunan, mulai dari penurunan stunting hingga penciptaan lapangan kerja, memerlukan keterlibatan berbagai sektor secara terpadu.

Dalam bidang ekonomi, perhatian diarahkan pada pemberdayaan masyarakat, pengembangan pertanian, dan perluasan kesempatan kerja agar masyarakat lokal dapat mengambil bagian dalam pertumbuhan daerah.

Dalam paparan refleksi tersebut, Barito Utara juga mencatat prestasi berupa peringkat pertama regional Kalimantan dalam penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT). Capaian tersebut disertai insentif fiskal sebesar Rp3 miliar dari pemerintah pusat.

Prestasi lainnya yang turut disampaikan adalah keberhasilan meraih Juara Umum Festival Budaya Isen Mulang serta pelaksanaan Batara Expo 2026 dan Car Free Day Muara Teweh setiap hari Minggu.

Capaian-capaian tersebut menjadi bagian dari evaluasi awal yang perlu terus dijaga dan ditingkatkan agar memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat.

Tahun Kedua Menjadi Tahap Pembuktian
Satu tahun pertama pemerintahan Shalahuddin–Felix menjadi fase untuk memperkuat fondasi, menyelaraskan program, dan membangun pola kerja pemerintahan. Namun, perjalanan pembangunan masih panjang.

Memasuki tahun kedua, tantangan berikutnya adalah memastikan seluruh program prioritas berjalan secara konsisten, tepat sasaran, dan memberikan hasil yang dapat dirasakan masyarakat.

Keberhasilan GASPOL 11.12 tidak hanya ditentukan oleh banyaknya program yang direncanakan atau dilaksanakan, tetapi juga oleh dampaknya terhadap kehidupan sehari-hari.

Masyarakat tentu berharap jalan dan jembatan semakin memadai, pelayanan publik semakin mudah diakses, kualitas pendidikan dan kesehatan meningkat, pertanian berkembang, serta kesempatan kerja semakin terbuka.

Karena itu, evaluasi berkala, transparansi pelaksanaan program, dan kesinambungan pembangunan menjadi bagian penting dalam perjalanan empat tahun berikutnya.

Melalui momentum satu tahun kepemimpinan ini, Pemerintah Kabupaten Barito Utara menegaskan komitmen untuk melanjutkan program-program yang telah berjalan baik, sekaligus membenahi aspek yang masih membutuhkan peningkatan.

GASPOL 11.12 diharapkan menjadi kompas yang menyatukan langkah kepala daerah, perangkat daerah, pemerintah desa, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mencapai tujuan pembangunan bersama.(BT2)

BATARASATU

Jl. Laksamana Agung No. 12 a 0811540000, Barito Utara Kal-Teng

© Batara Satu. All Rights Reserved. Designed by Smart Media