Dewan Apresiasi Sosialisasi Pengelolaan Limbah B3 dan Medis
H Nurul Anwar
Muara Teweh, Batarasatu - Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, H. Nurul Anwar, mengapresiasi pelaksanaan Sosialisasi Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) dan Limbah Medis yang digelar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Barito Utara di Aula DLH, Rabu (7/10/2026).
Menurut Nurul Anwar, kegiatan tersebut sangat penting dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran seluruh pihak, khususnya pelaku usaha dan fasilitas pelayanan kesehatan, terhadap pentingnya pengelolaan limbah B3 dan limbah medis sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kami dari DPRD Barito Utara sangat mengapresiasi kegiatan sosialisasi ini. Pengelolaan limbah B3 dan limbah medis merupakan persoalan yang harus mendapat perhatian serius karena berkaitan langsung dengan kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan,” ujar Nurul Anwar.
Ia mengatakan, seiring dengan meningkatnya aktivitas pembangunan dan kegiatan usaha di Barito Utara, potensi timbulan limbah juga semakin besar. Karena itu, diperlukan pengelolaan yang dilakukan secara benar, aman, profesional dan bertanggung jawab.
Nurul Anwar menilai, sosialisasi seperti ini menjadi sarana penting untuk menyamakan pemahaman antara pemerintah daerah, dunia usaha, fasilitas pelayanan kesehatan dan pihak-pihak terkait mengenai tata cara pengelolaan limbah yang memenuhi standar.
“Jangan sampai limbah yang dihasilkan dari kegiatan usaha maupun pelayanan kesehatan justru menimbulkan persoalan baru bagi masyarakat dan lingkungan. Semua pihak harus memahami kewajiban dan tanggung jawabnya,” katanya.
Ia juga mendorong agar hasil dari sosialisasi tidak berhenti pada penyampaian materi semata, tetapi dilanjutkan dengan pengawasan dan pembinaan secara berkala di lapangan.
Menurutnya, pemerintah daerah bersama DPRD perlu terus mendorong terciptanya sistem pengelolaan limbah yang tertib dan sesuai regulasi, sekaligus memberikan solusi bagi pelaku usaha dan fasilitas pelayanan kesehatan dalam memenuhi kewajibannya.
“Yang paling penting adalah implementasinya. Setelah sosialisasi ini, harus ada tindak lanjut dan pengawasan sehingga pengelolaan limbah B3 dan medis benar-benar berjalan sesuai standar,” tegasnya.
Nurul Anwar berharap sinergi antara DLH, DPRD, pemerintah daerah, dunia usaha, fasilitas pelayanan kesehatan serta mitra pengelola limbah dapat terus diperkuat demi mewujudkan lingkungan yang sehat dan pembangunan Barito Utara yang berkelanjutan.(BT2)