PT SMM Hadirkan Dosen Industri, Perkuat Wawasan Mahasiswa Politeknik Muara Teweh
SMM MENGAJAR – QA & Lab Section Head PT Suprabari Mapanindo Mineral (SMM), Rizkiawan Ardhanantyo, menyampaikan materi Metalurgi Umum kepada mahasiswa Semester IV Program Studi Teknik Pertambangan Politeknik Muara Teweh dalam kegiatan SMM Mengajar Dosen Industri, Rabu (8/7/2026). Program CSR pilar pendidikan tersebut bertujuan memperkuat wawasan mahasiswa mengenai penerapan ilmu metalurgi di dunia industri pertambangan. (Batarasatu/Dok. PT SMM)
Muara Teweh, Batarasatu – PT Suprabari Mapanindo Mineral (SMM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Barito Utara melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) pada pilar pendidikan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan SMM Mengajar Dosen Industri yang diikuti mahasiswa Semester IV Program Studi Teknik Pertambangan Politeknik Muara Teweh, Rabu (8/7/2026).
Pada kegiatan tersebut, PT SMM mengisi perkuliahan Mata Kuliah Metalurgi Umum dengan materi yang menghubungkan konsep metalurgi dengan penerapannya di industri pertambangan. Melalui pembelajaran ini, mahasiswa diajak memahami bahwa ilmu metalurgi tidak hanya dipelajari secara teoritis di bangku kuliah, tetapi juga memiliki peran penting dalam menunjang operasional industri.
Materi disampaikan oleh Rizkiawan Ardhanantyo selaku QA & Lab Section Head PT SMM yang membagikan pengalaman sekaligus pengetahuan mengenai penerapan metalurgi dalam pengendalian kualitas, laboratorium, serta karakteristik hasil tambang.
Menurut Rizkiawan, penyampaian materi yang dikaitkan langsung dengan praktik di lapangan akan memberikan wawasan yang lebih luas kepada mahasiswa.
"Materi yang dikaitkan langsung dengan industri pertambangan dapat membuat mahasiswa memiliki pengetahuan yang lebih luas. Mahasiswa juga bisa mendapatkan gambaran mengenai prospek kerja yang nantinya dapat menjadi pilihan setelah lulus," ujarnya.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Kesempatan tersebut dimanfaatkan mahasiswa untuk menggali informasi mengenai dunia kerja, kompetensi yang dibutuhkan industri, hingga peluang karier di sektor pertambangan.
Direktur Politeknik Muara Teweh, Noor Ideal, memberikan apresiasi atas pelaksanaan program SMM Mengajar Dosen Industri. Menurutnya, kegiatan tersebut selaras dengan program Bupati Barito Utara dalam meningkatkan kualitas SDM melalui penguatan sektor pendidikan.
"Program yang dijalankan PT SMM ini sejalan dengan program Bupati Barito Utara, yaitu peningkatan SDM melalui penguatan pendidikan. Untuk memajukan SDM yang berkualitas, maka pendidikan harus menjadi perhatian utama," ungkapnya.
Melalui program ini, PT SMM berharap mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang lebih aplikatif, relevan dengan kebutuhan dunia industri, sekaligus meningkatkan motivasi dalam mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan PT SMM dalam mendukung pembangunan daerah melalui program CSR di bidang pendidikan. Kolaborasi antara dunia usaha dan perguruan tinggi diharapkan mampu mencetak sumber daya manusia lokal yang unggul, kompeten, dan siap berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Barito Utara. (BT2).